<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0">
<channel>
<title>Javanese Dictionary - RSS feed</title>
<link>http://www.bausastra.com/main/</link>
<description>Bausastra is the largest Javanese Dictionary on the net. Kamus Jawa. Arti Kata</description> 
<keywords>arti, kata, bausastra, kamus, dictionary, jawa, java, javanese, javaansch, bausastra jawa, kamus jawa, javanese dictionary, online, javanese encyclopedia, ensiklopedia jawa, education, pendidikan, book, buku</keywords>
<copyright>(c) 2008 - Bausastra</copyright> 
<ttl>60</ttl> 
<language>en-us</language> 
<webMaster>support@bausastra.com</webMaster> 
<item>
	     <title>Udan Mas</title><description>Dalam dunia perkerisan, udan mas adalah nama pamor yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: pamor tersebut berbentuk lingkaran bersusun dengan pola tertentu seperti 4-5-4, 2-1.

Pamor batu lapak adalah pamor rekan dan tergolong dalam pamor mlumah serta tidak pemilih. Pamor udan mas yang paling baik berasal dari tangguh Pajajaran dan Tuban.</description><link>http://www.bausastra.com/main/?do=view&amp;id=443</link><guid>http://www.bausastra.com/main/?do=view&amp;id=443</guid>    
        </item><item>
	     <title>Pasikutan</title><description>Dalam dunia tosan aji, pasikutan adalah istilah untuk menunjukkan gambaran karakter (kesan perwatakan) yang terdapat pada sebilah tosan aji.

Biasanya sebelum ahli tangguh menentukan tangguh sebilah keris, terlebih dahulu ditentukan pasikutannya. Apakah pasikutan itu kau (janggal), wingit (angker), prigel (tangkas), sedeng (sedang), demes (rapi menyenangkan), wagu (kurang serasi), odol (kasar), kemba (hambar), tanpa semu (tidak berkesan), sereng (keras,galak) dan bagus (tampan).
Sebagai contoh : Keris tangguh Majapahit, pasikutannya angker tapi tangkas, tangguh Blambangan, pasikutannya rapi mengesankan , tangguh Tuban pasikutannya sedang, tangguh Mataram Senapaten pasikutannya tangkas, keras tapi tampan dan sebagainya.</description><link>http://www.bausastra.com/main/?do=view&amp;id=442</link><guid>http://www.bausastra.com/main/?do=view&amp;id=442</guid>    
        </item><item>
	     <title>Adeg Wengkon</title><description>Dalam dunia perkerisan, adeg wengkon adalah pola pamor yang merupakan gabungan pamor sada sak ler dengan pamor wengkon.

Pamor adeg wengkon adalah pamor rekan, di beberapa tempat dikenal juga dengan nama pamor teja kinurung.</description><link>http://www.bausastra.com/main/?do=view&amp;id=441</link><guid>http://www.bausastra.com/main/?do=view&amp;id=441</guid>    
        </item><item>
	     <title>Kanjeng Kyai Wisa Pratanda</title><description>Adalah nama keris pusaka Kraton Yogyakarta berdapur jalak sangu tumpeng, warangkanya dari kayu timoho, pendoknya kemalon putih berslorok emas bertahtakan intan berlian.

Keris pusaka Kanjeng Kyai Wisa Pratanda nerpakan putran dari Kanjeng Kyai Ageng Kopek, dibuat oleh Empu Lurah Mangkudahana pada masa pemerintahan Sri Sultan HB V.</description><link>http://www.bausastra.com/main/?do=view&amp;id=440</link><guid>http://www.bausastra.com/main/?do=view&amp;id=440</guid>    
        </item><item>
	     <title>Kanjeng Kyai Wisa Pramana</title><description>Adalah nama keris pusaka Kraton Yogyakarta berdapur savuk inten luk 11, warangkanya dari kayu timoho, pendoknya dari swasa.

Keris pusaka Kanjeng Kyai Wisa Pramana dibuat atas pesanan Sri Sultan HB II diselesaikan di Pulo Gedong, diberikan ke Penembahan Mangkurat kemudian diwariskan ke Tumenggung Reksanegara dan dibeli kembali oleh Sri Sultan HB V.</description><link>http://www.bausastra.com/main/?do=view&amp;id=439</link><guid>http://www.bausastra.com/main/?do=view&amp;id=439</guid>    
        </item><item>
	     <title>Kanjeng Kyai Wisa Mandra Aji</title><description>Adalah nama keris pusaka Kraton Yogyakarta berdapur sengkelat luk 13, warangkanya dari kayu timoho, pendoknya blewahan dari swasa.

Keris pusaka Kanjeng Kyai Wisa Mandra Aji merupakan putran dari Kanjeng Kyai Sengkelat dibuat Empu Lurah Supo pada jaman Sri Sultan HB V.</description><link>http://www.bausastra.com/main/?do=view&amp;id=438</link><guid>http://www.bausastra.com/main/?do=view&amp;id=438</guid>    
        </item><item>
	     <title>Kanjeng Kyai Wewe Putih</title><description>Adalah nama keris pusaka Kraton Yogyakarta berdapur carita, warangkanya dari kayu timoho, pendoknya dari emas bertahtakan intan berlian.

Keris pusaka Kanjeng Kyai Wewe Putih dibeli 18 ripis oleh Sri Sultan HB V ketika masih remaja.</description><link>http://www.bausastra.com/main/?do=view&amp;id=437</link><guid>http://www.bausastra.com/main/?do=view&amp;id=437</guid>    
        </item><item>
	     <title>Kanjeng Kyai Urub Jingga</title><description>Adalah nama keris pusaka Kraton Yogyakarta berdapur sengkelat luk 13, warangkanya dari kayu timoho bosokan, pendoknya dari emas bertahtakan intan berlian.

Keris pusaka Kanjeng Kyai Urub Jingga Semula milik Tumenggung Mangunnegoro kemudian diberikan ke Sri Sultan HB III.</description><link>http://www.bausastra.com/main/?do=view&amp;id=436</link><guid>http://www.bausastra.com/main/?do=view&amp;id=436</guid>    
        </item><item>
	     <title>Kanjeng Kyai Tumenggung</title><description>Adalah nama keris pusaka Kraton Yogyakarta berdapur purungsari luk 11 (menurut pakem semestinya dapur purungsari adalah berluk 13) warangkanya dari kayu timoho, pendoknya kemalon warna putih dan slorok dari emas.

Keris pusaka Kanjeng Kyai Tumenggung semula milik Sri Sultan HB III dan pada masa Sri Sultan HB V kembali ke Kraton Yogyakarta diserahkan oleh seseorang bernama Mukidin.</description><link>http://www.bausastra.com/main/?do=view&amp;id=435</link><guid>http://www.bausastra.com/main/?do=view&amp;id=435</guid>    
        </item><item>
	     <title>Kanjeng Kyai Toya Tinaban</title><description>Adalah nama keris pusaka Kraton Yogyakarta berdapur jangkung mayat, warangkanya dari kayu timoho, pendoknya dari swasa bertahtakan intan berlian.

Keris pusaka Kanjeng Kyai Toya Tinaban Semula milik Sri Sultan HB I, diserahkan ke putranya Pangeran Hangabehi dan dikembalikan ke kraton dimasa Sri Sultan HB V.</description><link>http://www.bausastra.com/main/?do=view&amp;id=434</link><guid>http://www.bausastra.com/main/?do=view&amp;id=434</guid>    
        </item></channel>
</rss> 